Monday, 23 November, 2020

Daily Literacy zone

5 JENIS TULISAN YANG WAJIB DIKETAHUI PENULIS


(Penulis: Rhea Ilham Nurjanah)

Kali ini kita akan membahas 5 jenis tulisan yang wajib dipahami oleh semua penulis. Katakanlah, mengulang kembali pelajaran Bahasa Indonesia saat masih zaman sekolah dulu.

Saat mengikuti sebuah pekerjaan menulis, terkadang kita tidak terlalu memedulikan jenis tulisan yang ditulis. Penulis cenderung memilih untuk menulis bebas, tak terarah, sehingga bingung ketika akan menutup akhir tulisannya. Akibatnya seringkali pesan yang ingin disampaikan lewat tulisan tidak terpahami oleh para pembaca dan penutup berakhir begitu saja tanpa ada sesuatu yang bisa menggerakkan pembaca agar bertindak sesuai dengan mengikuti isi tulisan kita.

Baca juga: RUMUS DASAR MENULIS

TULIS OLEH KITA

1. Argumentasi. Tulisannya akan berisi penjelasan disertai pendapat yang disertai alasan-alasan, bukti-bukti, contoh-contoh, dan sebagainya. Bisa mengutip pendapat dari para ahli di bidangnya, cuplikan artikel atau tulisan dari media massa lainnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengajak pembaca memahami dan membenarkan isi tulisan si penulis. Contohnya: tulisan esai, artikel, karya tulis ilmiah.

2. Eksposisi. Tulisan jenis ini merupakan paparan pendapat atau fakta. Bersifat informatif, datanya akurat, pemaparannya singkat, dan padat. Tulisan eksposisi biasanya berupa opini atau pendapat seseorang akan suatu hal. Contoh: informasi-informasi seputar kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

3. Deskripsi. Untuk tulisan jenis ini bisa dikenali dari cara penulis menyampaikan sesuatu dengan rinci dan detail sehingga pembaca seolah-olah bisa ikut masuk dan melihat secara langsung penggambaran tentang sesuatu hal, obyek, dari tulisan tersebut. Contoh: pemaparan tentang kondisi rumah, alam, hewan, contoh makanan atau jajanan yang sedang digemari masyarakat, dan lain-lain.

4. Persuasif. Tulisan jenis ini berisikan hal-hal dalam rangka membujuk para pembacanya secara halus agar mereka terpengaruh dan menyetujui apa yang disampaikan oleh penulis. Pada akhirnya pembaca akan mengubah sikap, perilaku, dan keyakinannya akan sesuatu setelah membaca tulisan jenis ini. Contoh: tulisan berisi ajakan untuk menjaga lingkungan di sekitar kita, ajakan untuk menjadi orang yang tidak mudah menyerah, dan sebagainya.

Yuk baca: Stop Ngerumpi. Nulis, yuk?

5. Narasi. Jenis tulisan yang berisikan pemaparan akan sesuatu hal. Dimulai dari awal hingga akhir. Biasanya merupakan isi dari suatu peristiwa atau kejadian. Tersusun berdasarkan kronologis. Diisi dengan alur, konflik, dan penyelesaian. Ada tema, seting, latar, karakter tokoh cerita, dan sebagainya. Contoh: cerita tentang persahabatan, kisah percintaan dua orang berlainan jenis, kilas balik tentang suatu kejadian seperti penyebab kecelakaan hingga terjadinya kecelakaan, dan lain sebagainya.

Nah, ternyata menulis itu tidak bisa asal menulis, Sobat DLZers. Sebab ternyata isi tulisan juga memiliki jenisnya masing-masing agar mudah dikenali oleh para pembacanya. Jika demikian maka maksud yang ingin diberitahukan sang penulis bisa tersampaikan kepada pembaca.

Selamat belajar dan berlatih. Selamat menulis dan berkreasi. Salam produktif. Salam literasi.

***

Sumber:

www.google.com

belajargiat.id

id.m.wikipedia.org

Editor: DLZ’s crew

Gambar: Canva

dailyliteracyzone.com/rheailhamnurjanah

0 comments on “5 JENIS TULISAN YANG WAJIB DIKETAHUI PENULIS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: