Sunday, 19 September, 2021

Daily Literacy Zone

BAHAGIA VS SEDIH


(Penulis: Rhea Ilham Nurjanah)

Assalamualaikum wr wb. Hai, Sobat DLZers. Sobat literasiku. Apa kabarnya? Sudahkah menulis hari ini?

Beberapa hari lalu, saya tiba-tiba mendapat undangan silaturahmi ngobrol santai alias sharing dengan sebuah komunitas nulis yang digawangi oleh sesama teman satu angkatan di sebuah komunitas pelatihan menulis dahulu. Seneng dong. Karena bisa menambah silaturahmi. Undangan yang mengawali kalender di tahun 2021 Masehi. Satu pengalaman menarik.

Lalu beberapa hari setelahnya, tiba-tiba saja akun FB yang akan memasuki usia yang keempat tahun tiba-tiba diretas. Entah siapa pelakunya. Sebuah kabar buruk yang sangat tidak menyenangkan sebab banyak momen, promosi, dan hal seputaran nulis yang sudah saya share di sana.

Terlepas dari itu semua. Hal menyenangkan dan hal menyebalkan datang di waktu yang hampir bersamaan membuat saya banyak berpikir dan merenung. Lalu sampai pada satu kesimpulan, “Haruskah saya menyerah? Haruskah lantas menguap semua rencana yang sudah dibuat?” Hanya karena akun diretas?

Nyatanya, akun medsos di-hack, bukanlah kali pertama. Sudah diatur setingan sedemikian rupa pun, kalau memang sudah qadarullah harus off, ya apa yang bisa saya lakukan? Usaha melaporkan, sudah. Upaya mengembalikan agar normal lagi juga sudah.

Sesungguhnya, hal-hal semacam itu, disadari atau tidak, memang pasti terjadi. Suka atau tidak. Risiko dari ber-medsos.

Jadi? Ya bikin aja lagi. Add pertemanan lagi. Kembali share seputaran nulis lagi. Memulai lagi. Tidak apa meski harus berlelah-lelah kembali. Terjatuh, bangun lagi. Satu jalan tertutup, cari jalan lain, dan seterusnya. Bukankah setiap yang dilakukan takkan sia-sia di hadapan Allah?

Terima dengan ikhlas. Yakin bahwa semua terjadi pasti atas kehendak-Nya. Pasti ada hikmah yang bisa dipetik. InsyaAllah.

Allah memberi saya, Anda, dan kita semua tentang hal-hal menyenangkan atau tidak, apalagi datang di waktu bersamaan, sejatinya itu bisa menjadi semacam pengingat. Bahwa, kembali luruskan niat dan motivasi. Benahi kembali visi dan misi hidup. Barangkali ada hal-hal yang kita lupakan dan abaikan. Penuhi kembali hak-hak-Nya. Banyak mohon ampun, barangkali banyak kesalahan diri yang tak terasa.

Make it simple. Semangat juga harus kembali dibenahi. Jangan sampai meredup dan malah membuat kita jadi malas bergerak atau merasa semua yang diusahakan sia-sia. Sekalipun harus memulai lagi dari nol, ingatlah bahwa suatu hari kita akan memanen hasilnya kelak. Berupa gunung pahala, insyaAllah. Aamiin ya robbal alamiin.

Semangat lagi untuk diri saya, Anda, dan Sobat semua juga di manapun berada. Salam semangat. Salam literasi.

***

Editor: DLZ’s crew

Gambar: Canva

dailyliteracyzone.com/rheailhamnurjanah

0 comments on “BAHAGIA VS SEDIH

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: