Friday, 27 November, 2020

Daily Literacy zone

CORONA DAN GAYA HIDUP


(Penulis: Aan VK)


Pagi ini (sebelum Ramadan) di depan saya terhidang secangkir teh manis dan sepiring singkong goreng. Sementara di ujung meja yang lain ada secangkir teh tawar dan beberapa potong singkong rebus. Tentu saja itu menu pilihan suami saya. Bukan karena sedang diet sehingga menu pagi ini tampak sangat alami melainkan karena ibu mertua datang dan membawakan hasil bumi berupa singkong dan kawan-kawannya.


Singkong rebus ini menarik perhatian saya. Mengingatkan saya pada nenek suami yang masih sehat sampai usianya lebih dari 90 tahun saat ini. Apa yang beliau konsumsi tiap harinya? Tak ada yg istimewa. Hanya singkong rebus dan teh tawar untuk sarapan, makan nasi dan sayur-sayuran serta lauk seadanya seperti tempe dan tahu. Sesekali telur rebus atau ayam yangg dipotong dari kandang belakang rumah, tapi itu jarang sekali.

Cemilannya? Buah-buahan seadanya juga. Pisang hasil kebun, jambu biji, dan salak. Buah-buahan yang lokal sekali dan tak perlu beli. Beliau jarang begadang, jam 9 malam pasti sudah beranjak tidur dan bangun menjelang azan Subuh.

Soal cuci tangan? Jangan ditanya. Nenek tak pernah kurang dari duapuluh kali cuci tangan dalam sehari. Awalnya saya heran kenapa tangan keriputnya kadang tampak iritasi, ternyata kebiasaannya cuci tangan sangat over dan setelahnya pun tak pernah memakai lotion pelembab. Pagi hari rutinitas beliau adalah berjemur jam 8 pagi sampai sekitar 30 menit setelahnya.


Saat ini, ketika virus Corona menggila, ternyata apa yg dilakukan nenek menjadi sebuah seruan yang sangat viral. Cuci tangan, makan bergizi, istirahat cukup, dan satu lagi … berjemur.
Saya tersadar, betapa kitalah yang selama ini abai pada kesehatan sendiri. Makanan instan, kurang kebersihan, istirahat tak teratur karena berbagai alasan.

Yaa … semuanya berkolaborasi menurunkan daya tahan tubuh kita melawan serangan dari luar. Sehingga ketika virus Corona hadir, kita semacam kaget lalu latah dan panik.

Ayolah kawan, kita kembalikan hidup pada fitrahnya. Jaga pola hidup bersih dan sehat. Seimbangkan dengan ibadah dan berdoa memohon perlindungan- Nya. Jauhkan hati dari perasaan iri dengki, ciptakan bahagia mulai dari diri sendiri.

Stay safe, stay happy, stay health.

***

Sumber gambar: Canva

Editor: DLZ’s crew

dailyliteracyzone/aanvk

0 comments on “CORONA DAN GAYA HIDUP

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: