Sunday, 25 October, 2020

Daily Literacy zone

I WISH I WAS ….


(Penulis: Rhea Ilham Nurjanah)

“Andai dari dulu aku mengerjakan hal ini. “

“Kenapa baru sekarang hal yang kuidamkan datang? Kenapa nggak sedari dulu kutemukan.”

“Andaikan bertemu lebih awal, mungkin karirku saat ini sudah melesat jauh seperti kawan-kawanku. Kenapa aku harus terlambat beberapa tahun di belakang semua orang?”

Pernah nggak, sih, Sobat DLZers mengucapkan hal-hal tersebut di atas atau bahkan mendengar orang di sekitar kita berucap demikian. Berpendapat seolah-olah hal yang menarik, impian, dan cita-cita kita dulu baru teraih sekarang. Kenapa nggak dari awal? Kenapa, kenapa, dan kenapa. Terus saja bertanya dan beropini, meski bukan berarti sepenuhnya menyesali.

Hei, coba diamlah dulu sejenak dan renungkan kenapa Allah menakdirkan sesuatu yang terasa luar biasa buat kita “baru” saat ini dan bukan sejak dulu? Segereget apapun kita, tokh tetap takkan mengubah apapun. Tetap saja semua pasti akan terjadi atas izin-Nya. Dia takkan bertanya terlebih dahulu apakah kita suka atau tidak.

Di dalam keyakinan seorang muslim, ada rukun Iman yang pasal terakhirnya berbunyi, “beriman kepada qada dan qadar.”

Artinya apapun yang sedang berlangsung saat ini, baik atau buruk, semua adalah bagian dari skenarionya Allah. Yang telah dituliskan jauh sebelum kita terlahir di dunia ini.

Sudahlah. Tak perlu pusing-pusing mempertanyakan sesuatu yang bersifat gaib. Di luar jangkauan kemampuan dan kuasa kita sebagai manusia. Berhentilah mempertanyakan dan perbanyak saja bersyukur.

Sebab yang tahu hal-hal terbaik bagi kita hanya Dia. Dia takkan salah memberikan sesuatu kepada kita, baik berupa kesenangan maupun kesusahan. Tugas kita hanya menjalani apa yang sudah digariskan-Nya sambil memanfaatkan setiap detik perjalanan hidup dengan berbuat kebaikan dan terus mengingat-Nya.

Mungkin memang baru sekarang saat yang menurut-Nya tepat untuk mengabulkan apa yang menjadi doa, impian, cita-cita dan harapan kita. Mengabulkan beberapa hal yang kita harapkan terwujud. Siapa tahu, inilah buah kesabaran kita yang diapresiasi oleh-Nya.

Jadi jika saat ini kita baru menemukan hal yang diimpikan sejak dulu, maka syukurilah. Tak sama waktunya dengan orang lain yang sudah terlebih dahulu meraih apa yang mereka impikan? Biarkanlah! Tak harus setiap perjalanan hidup manusia itu sama. Bisa jadi masih banyak orang di luar sana yang masih terus berupaya dan berdoa agar keinginan dan impiannya segera terkabul. Masih diperlambat kedatangannya.

Selalu berprasangka baik kepada-Nya agar apapun yang kita terima saat ini menjadi sebuah karunia dan bukan azab. Make it simple. Agree? Wallahu alam bishawab.

Salam literasi

9 Oktober 2020

Editor: DLZ’s crew

Gambar: Canva

dailyliteracyzone.com/rhea ilhamnurjanaah

0 comments on “I WISH I WAS ….

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: