Monday, 17 January, 2022

Daily Literacy Zone

PENGGUNAAN KATA “UMAT” DAN “HAMBA” YANG TEPAT


Penulis: Rhea Ilham Nurjanah

Assalamualaikum wr wb. Hai, Sobat DLZers! Sudah menjelang akhir tahun 2021 Masehi, nih. Sudahkan membuat planning terbaru terkait menulis? Biasanya kan orang beramai-ramai menentukan atau membuat resolusi untuk tahun baru Masehi selanjutnya yaitu di tahun 2022.

Nah, kali ini obrolan kita seputar perbedaan antara kata “hamba” dan “umat”. Kenapa hal ini dirasa perlu untuk dibahas? Sebab masih banyak yang salah kaprah dalam penggunaannya.

Contohnya sebagai berikut:

1. Umat-Mu yang kurang bersyukur.

2. Kami sebagai hamba Nabi Muhammad SAW ….

Kira-kira menurutmu adakah yang salah pada dua kalimat di atas tersebut? Jika belum merasa menemukan di mana letak kesalahannya, simak penjelasan berikut ini:

Arti “umat” menurut KBBI adalah para penganut, (pemeluk, pengikut) suatu agama, penganut nabi.

Arti “hamba” menurut KBBI: abdi, budak belian. Hamba Allah: manusia

Setelah membaca dan memahami arti dua kata tersebut menurut KBBI, sudah bisakah Sobat menemukan letak kesalahan pada dua contoh kalimat sebelumnya? Harus bisa membedakannya, ya?

Yup! Letak kesalahan kedua kalimat di atas tadi terletak pada penggunaannya.

Kalimat : Umat-Mu yang bersyukur. ❌

Seharusnya: Hamba-Mu yang bersyukur.✔️

Lalu pada kalimat selanjutnya:

Kami sebagai hamba Nabi Muhammad SAW. ❌

Seharusnya: Kami sebagai umat Nabi Muhammad SAW. ✔️

Jadi, sekali lagi, penggunaan kata “hamba” itu lebih tepat jika digunakan untuk menyebut manusia sebagai ciptaan Tuhan, bukan sebagai kata ganti dari “pengikut” nabi. Jangan tertukar lagi ya untuk menggunakan kata “hamba” dan “umat”.

Selamat menulis. Salam literasi.

***

Editor: DLZ’s crew

Gambar: Canva

dailyliteracyzone.com/rheailhamnurjanah

0 comments on “PENGGUNAAN KATA “UMAT” DAN “HAMBA” YANG TEPAT

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: