Monday, 13 July, 2020

Daily Literacy zone

SAAT ALLAH MENGEMBALIKAN IBU KEPADA FITRAH (Heni Supartini)


Manusia adalah makhluk lemah yang terbatas sehingga tidak bisa memprediksi peristiwa apa yang terjadi di masa yang akan datang. Adanya wabah berupa virus Corona tentu saja sesuatu hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Rupanya, Allah telah menunjukkan kuasa-Nya. Semua kondisi ini terjadi atas izin dan kehendak-Nya.

Sejak ditemukan kasus pertama kali di Wuhan, Cina, pada tanggal 31 Desember 2019, wabah virus Corona terus menyebar hampir ke seluruh dunia. Hanya dalam waktu sekejap seluruh kehidupan menjadi lumpuh.

Beberapa negara yang sudah terkena wabah memberlakukan lockdown. Begitu juga di Indonesia. Sejak ditemukan kasus pada tanggal 2 Maret 2020 di Jakarta, kini virus tersebut menyebar hampir ke seluruh nusantara.

Saat ini dunia seakan sedang rehat sejenak dari segala aktivitas. Allah mematikan sejenak hiruk pikuk di dunia. Itulah kuasa Allah, padahal hanya menurunkan mahkluk yang tidak terlihat tapi luar biasa mampu membuat dunia menjadi tak berdaya. Tengok saja, perekonomian mandek, pariwisata mati, dan perdagangan anjlok.

Di balik kondisi ini, ada hikmah luar biasa yang Allah berikan kepada kita yang termasuk orang-orang beriman. Apalagi kita sebagai ibu, kembali kepada fitrah sebagai “ummun wa rabbatul bait (ibu dan pengatur rumah tangga)”.

Kita bisa menjalankan peran secara maksimal yang sebelumnya hanya sebatas sisa waktu karena harus menjalankan tugas untuk bekerja. Kebersamaan di tengah-tengah keluarga akan terasa nikmat apabila kita menjalani dan menyadari bahwa wabah ini turun semata-mata atas kuasa-Nya.

Seseorang yang menyadari kondisi ini tidak akan pernah mengeluh apalagi stres karena harus mengurusi keluarga sepenuhnya. Terlebih lagi ibu yang memiliki anak-anak yang usia sekolah. Mereka harus lebih bekerja keras karena harus mendampingi anak-anak belajar serba online.

Ternyata para ibu harus menjadi guru privat anak-anaknya dari berbagai jenjang, menjadi juru masak, bahkan harus menjadi guru mengaji. Semua akan terasa ringan saat kita menyadari bahwa Allah telah mengembalikan fitrah kita sebagai seorang ibu.

Akhirnya kita dituntut menjadi manajer yang baik karena harus mampu menjadi ibu yang serba bisa. Kita harus mampu menciptakan home schooling untuk mewujudkan pembelajaran berkarakter sehingga anak-anak tidak hanya menguasai ilmu tetapi mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak akhirnya menjadi generasi yang tangguh yang siap terjun di tengah kehidupan.

Di balik semua ujian pasti ada hikmah yang bisa kita ambil. Saatnya kita kembali pada fitrah sesuai syariat. Dalam syariat-Nya pasti mengandung banyak maslahat.

***

Editor : DLZ’s crew

Sumber gambar : Canva

Daily Literacy Zone


@⁨Walidah Oge⁩ @⁨Mimin Gpnr⁩ @⁨Wina MFL⁩

0 comments on “SAAT ALLAH MENGEMBALIKAN IBU KEPADA FITRAH (Heni Supartini)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: