Wednesday, 28 October, 2020

Daily Literacy zone

Tag: poem


(Penulis: Haneenhan) Terkadang Allah meletakkan rahmat-Nya di tempat-tempat yang sama sekali tidak menarik bagi manusia. Terkadang Allah menyembuyikan anugerah-Nya di balik momentum yang tak terduga oleh siapa pun. Terkadang Allah melakukan penyelamatan, memberikan rezeki, serta menjanjikan rahasia-rahasia, di belakang suatu Read more…


(Penulis: Walidah Ariyani) Di hening malam aku mendekap ngiluSesal berontak meronta-rontaTik tok tik tokDentangnya menyengat nadiMendebar jantungMenyesap sepi Jelas terpampang hingar bingarFoya-foya dan serapahCaci dan gelak tanpa jedaMeredam Tuhan di balik nikmat dunia Angkuh merajaIman mengangkasaIbadah entah bila-bilaBagiku dunia ini Read more…


(Penulis: Neni Nufus) Corona tenar namamu mengangkasa rayakehalusanmu kelembutanmu tak terlihat kasat mata, pemalu berselimut virus desease -19. Gerakan gemulai dengan langkah social distancing, bak penari istana mengikuti irama gendrang liku jalanan yang tak bertepiPenuh setia menemani insan terjerat terperangkap Read more…


(Penulis: Siska Hamira) Pandemi menyerang. Mengikat kebebasan. Ciptakan derita. Bumi berduka. Sebentuk hati tertatih, menahan lara. Menyimpan rindu menanti waktu pertemuan. Wahai, Sayang, Ibu ikhlas meredam asa. Sang anak bermuram durja.Hati, sabarlah sejenak. Menanti dekapan kasih ibu, yang masih berada Read more…


(Penulis: Frida Aulia) Berkata seorang bijak, “Ujian adalah sebuah pelajaran dari Tuhanmu.” Tengadah tanganMenguntai doa harapanMeski lisan penuh ancamanTetap kecut dengan deraan Setiap inci hidup tak luput dari kesombonganHarta dan tahta digadangPenuh kepongahanBerjuta mata luput dari pandangan Masih berharap ada Read more…


(Penulis: Fiane) Orang gila merajalela di sana-siniKatanya dia tak segan melukaiMerusak merebut mencaci makiPeringatan tetangga dulu tak kupeduliPenyesalan pun kini tak berarti Orang gila di halaman rumahkuKemeja compang-campingBagai tak berbajuBadannya rampingTapi busuk berbauPesing Dia menyusupBukan lewat pintuKini duduk nyaman di Read more…


(Penulis: Maepurple) Kini aku ambil pelajaranDari semua yang terjadiHanya raga yang bersimpuhDi depan haribaan-Mu Kini aku ambil pelajaranAku tahu arti semua takdir-MuHanya mereka yang adaKeluarga yang kusayang Ampuni aku, ya RobbPenuh dengan gelimangan dosaAku berserah diri kepada-MuDari congkaknya hati ini Read more…


(Penulis: Meyda Sultan Darusman) Aku adalah Corona. Cantik dan keren nama yang kumiliki. Aku juga salah satu makhluk ciptaan Tuhan. Tapi aku memiliki tugas yang tak biasa. Tugasku menguji umat manusia. Bukan hanya pada satu kaum, bukan banya pada satu Read more…


(Penulis: Untari) Tuhan .…Maafkan … sungguh maafkanSudah lama tangan ini tak menengadahSudah lama hati ini tak terarah Teguran-Mu kali ini sungguh hebatPongah hamba-Mu habis terbabatMembuat tawa berganti ratapMembasahi mata yang redup menatap Kalang kabutSemua berebutLari lintang pukangTakut jika dipanggil oleh-Mu Read more…


(Penulis: Dien R.) Saat kau datang menyapa .…Aku bahkan tak menganggapmu ada Saat kau menunggu untuk bertemu .…Aku tak mempersiapkan diri menyambutmu .… Saat kau memberi tanda, aku telah menunggumu .…Aku hanya menganggapmu angin lalu Kini, saat kau telah berada Read more…

%d blogger menyukai ini: